Wisata Rohani dan Warisan Budaya di Riung – Ngada Flores
Oleh: Lee Risar
Gereja Tua Keluarga Kudus Nazaret Riung merupakan salah satu situs wisata rohani dan cagar budaya bersejarah di Kabupaten Ngada, Flores. Gereja ini menjadi saksi perjalanan panjang perkembangan iman Katolik, perjumpaan budaya antara misionaris dan masyarakat adat, serta dinamika sejarah pesisir utara Flores sejak awal abad ke-20.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Riung atau mengikuti jalur Flores Overland Tour, gereja tua ini menjadi destinasi yang bermakna untuk wisata religi, sejarah, dan refleksi spiritual.
Sejarah Pendirian dan Peran Misi Katolik
Gereja Tua Riung dibangun pada tahun 1918 oleh para misionaris asal Belanda. Pada masa itu, gereja ini menjadi pusat perkembangan iman Katolik di wilayah Riung dan sekitarnya.
Selain sebagai tempat ibadah, gereja ini juga berfungsi sebagai tempat peristirahatan para misionaris setelah menjalankan pelayanan di daerah pegunungan seperti Wangka dan Maronggela. Hingga kini, gereja ini tetap menjadi simbol kuat perjalanan iman, sejarah misi, dan perjumpaan lintas budaya antara misionaris dan masyarakat lokal.
Hibah Lahan oleh Leluhur Masyarakat Adat
Pembangunan Gereja Tua Riung tidak terlepas dari peran besar masyarakat adat setempat, khususnya Suku Niki pada awal pembangunan. Gereja ini dibangun di atas lahan milik suku yang secara sukarela dihibahkan oleh para leluhur demi mendukung pelayanan iman dan kehidupan rohani masyarakat Riung.
Sebagai bentuk kesepakatan resmi, dibuatlah surat pernyataan hibah tanah yang ditandatangani oleh para leluhur Meka Randu Mbakeng, Meka Mikael Wanggol Dungkal dan Meka Kengkar Dungkal serta disaksikan Guru Yoakim Wangka, Yosep Tin dan Guru Lendes. Karena Leluhur Meka Mbakeng dan Kengkar belum dapat menulis, mereka memberikan cap jempol sebagai pengganti tanda tangan. Dokumen ini juga ditandatangani oleh Pater Nikolaus Keper, SVD misionaris Belanda yang bertugas saat itu.
Kisah ini menjadi bukti kuat nilai gotong royong, keterbukaan, dan kebersamaan antara gereja dan masyarakat adat yang terus diwariskan hingga saat ini.
Riwayat Renovasi dan Semangat Kebersamaan Masyarakat
Untuk menjaga kelestarian bangunan yang telah berusia lebih dari satu abad, Gereja Tua Riung telah mengalami beberapa tahap renovasi:
- Renovasi pertama: tahun 1995, perbaikan dan penggantian sebagian atap seng
- Renovasi kedua: tahun 2005, perbaikan struktur bangunan dan dinding
- Renovasi ketiga: tahun 2023, penguatan struktur dan pemeliharaan menyeluruh
Menariknya, dalam proses pembangunan dan perawatan gereja sejak awal hingga kini, bukan hanya masyarakat Katolik yang terlibat, tetapi juga keluarga-keluarga Muslim di Riung yang turut bergotong royong membantu, sebagai wujud kebersamaan dan toleransi antarumat beragama yang telah lama hidup harmonis di wilayah ini.
Sebagai peneguhan nilai spiritual dan sejarahnya, gereja ini kembali diberkati pada 29 Juni 2025 oleh Uskup Agung Ende, Mgr. Paulus Budi Kleden, SVD, sebagai bagian dari upaya pelestarian warisan iman sekaligus penguatan peran gereja sebagai destinasi wisata religi dan budaya.

Riung: Simbol Harmoni dan Toleransi Antarumat Beragama
Kisah Gereja Tua Keluarga Kudus Nazaret Riung juga mencerminkan kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan antarumat beragama yang telah lama hidup di tengah masyarakat Riung. Sejak masa pembangunan gereja hingga proses perawatan dan renovasi di berbagai periode, keterlibatan tidak hanya datang dari umat Katolik, tetapi juga dari keluarga-keluarga Muslim yang dengan sukarela ikut membantu melalui semangat gotong royong.
Kebersamaan ini menunjukkan bahwa perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang bagi masyarakat Riung untuk saling mendukung dalam menjaga warisan sejarah dan spiritual yang menjadi kebanggaan bersama. Nilai-nilai persaudaraan ini hingga kini masih terjaga dalam kehidupan sosial masyarakat, baik dalam kegiatan adat, keagamaan, maupun aktivitas sehari-hari.
Bagi wisatawan, kunjungan ke Gereja Tua Riung bukan hanya tentang melihat bangunan bersejarah, tetapi juga tentang menyaksikan langsung bagaimana kerukunan dan toleransi menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Riung, yang menjadikan destinasi ini semakin istimewa dan bermakna dalam perjalanan wisata di Flores.

Lokasi dan Lingkungan Sekitar
Gereja Tua Riung terletak di:
Kampung Riung, Desa Persiapan Golo Riung,
Kelurahan Benteng Tengah, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada
Koordinat lokasi: UTM 51 L 0282125, 9067147, dengan ketinggian sekitar 50 mdpl.
Batas wilayah gereja:
- Utara: tanah ladang
- Selatan: tanah ladang
- Timur: area pemakaman
- Barat: ladang dan permukiman warga
Lingkungan yang tenang dan alami menciptakan suasana yang sangat mendukung untuk wisata rohani dan refleksi spiritual.
Arsitektur Bangunan Gereja
Bangunan gereja memiliki ukuran:
- Panjang: 12,80 meter
- Lebar: 9,40 meter
Ciri khas bangunan:
- Pondasi berbentuk huruf T, menghadap ke arah barat dengan pintu arah timur.
- Satu pintu utama di depan dan satu pintu samping di belakang sisi kanan
- Serambi beratap seng dengan tiang pipa besi
- Jendela segitiga tanpa kusen di sisi kanan dan kiri (masing-masing tiga buah)
- Delapan tiang utama di dalam bangunan, melengkung dan bertemu di bubungan atap
- Ruangan dalam berupa aula ibadah
- Lantai sebagian semen dan bagian mimbar menggunakan keramik
Arsitektur ini mencerminkan teknik bangunan masa kolonial yang berpadu dengan sentuhan lokal.
Status Cagar Budaya
Gereja Tua Riung telah terdaftar sebagai Cagar Budaya dengan nomor inventaris:
- Situs: 3/16-12/STS/01
- Bangunan: 2/16-12/BNG/01
Status ini menegaskan pentingnya gereja sebagai aset sejarah dan budaya yang harus dijaga bersama.
Destinasi Wisata Heritage dan Religi di Riung
Gereja Tua Keluarga Kudus Nazaret Riung kini berkembang sebagai destinasi wisata heritage dan religi yang dapat dikunjungi oleh peziarah maupun wisatawan umum. Kunjungan ke gereja ini sangat cocok dipadukan dengan:
- Wisata bahari Taman Laut 17 Pulau Riung
- Kunjungan desa nelayan
- Wisata budaya masyarakat Riung pesisir
- Jalur Flores Overland Tour
Perpaduan wisata alam, sejarah, budaya, dan spiritual menjadikan Riung sebagai destinasi yang lengkap dan bermakna di Flores.
Kunjungi Gereja Tua Riung Bersama Flores Indah Tour
Jika Anda ingin memasukkan Gereja Tua Riung dalam itinerary perjalanan Flores Anda — baik untuk wisata rohani, sejarah, maupun budaya — Flores Indah Tour siap membantu merancang perjalanan yang nyaman dan penuh makna.
Hubungi kami untuk informasi paket wisata Riung, Flores Overland Tour, dan destinasi budaya lainnya di Pulau Flores.
